Jakarta Repose Project: Tanamera Coffee

Tanamera Coffee

Tanamera Coffee, Coffee Shops yang terletak di Jl. Kebon Kacang, tepatnya di Thamrin City Office Park AA 07, Jakarta Pusat. Bersebelahan dengan Thamrin Residence dan juga Mall Grand Indonesia.

Saat ini Tanamera sedang menjadi pilihan berbagai konsumen untuk di kunjungi. Apa saja yang ditawarkan oleh Tanamera?

Konsep dari Tanamera awalnya adalah Coffee Roastery, namun banyak permintaan dari konsumen sendiri yang menginginkan Tanamera untuk dijadikan juga Coffee Shops. Dan dari pemilik Tanamera sendiri juga merasakan bahwa di Indonesia tadinya belum ada Coffee Shops yang bisa menyajikan kopi Indonesia yang sebenarnya sangat enak untuk dicicipi. Tanamera juga lebih ke arah sharing mengenai kopi. Ketidakfokusan pada Coffee Shops yang membuat besarnya ruangan dari Coffee Shop Tanamera juga kecil. 

Konsumen dari Tanamera juga termasuk random, misalnya pada pagi hari yang biasa dikunjungi Professional Workers yang lebih ke Quick Takeaway. Yang ditonjolkan dari Tanamera sendiri adalah experience yang akan didapatkan dari konsumen yang masuk ke dalam Tanamera, tagline dari Tanamera sendiri juga mengatakan "It's not only about the Coffee, It's the hole entire Experience". Ketika konsumen masuk, konsumen bisa langsung melihat roastery machine dan hal sebagainya. Roastery Machine juga sesekali dihidupkan di Tanamera, dan hal tersebut tidak jarang dilakukan.

Edukasi dan sharing kepada konsumen juga ditonjolkan di Tanamera, ditunjukkan juga dari Barista yang aktif berteman dengan konsumen yang datang ke Tanamera. Menurun Karin, Marketing Executive dari Tanamera, Roastery Machine sendiri dianggap sangat membuat konsumen menjadi penasaran dan bertanya-tanya mengenainya, bukan malah terganggu dengan hidupnya Roastery Machine.

Dari pemilihan harga, Tanamera juga tidak menaruh harga yang terlalu tinggi, karena semua kopinya asli racikan dari Tanamera. Namun tetap saja, yang datang ke Tanamera adalah middle-up (SES Kelas A). Konsumen yang datang ke Tanamera juga bukan tipe konsumen yang "pass-by". Namun konsumen yang memang bertujuan untuk datang ke Tanamera, bisa dilihat bahwa konsumen harus melalui secure parking dulu sebelum parkir didepan Tanamera. 

Tanamera juga termasuk 10 Best Coffee Shops in Jakarta, Sebuah artikel yang dibuat oleh Manual Jakarta. Kedekatan antara Meja dengan Kasir/Pembuatan Kopi di Tanamera juga disengaja, dan dari situ sering kali terjadi pembicaraan diantara konsumen dengan Baristanya mengenai kopi. Barista dari Tanamera akan sangat senang jika pembicaraan diantara Barista dengan konsumen terjadi. Dan hal ini termasuk salah satu faktor kenapa tidak sedikit Loyal Customer/Repeat Customer yang datang ke Tanamera Coffee. Dari sini diharapkan pembicaraan sebagai teman yang terjadi diantara Barista dan Konsumen.

Tanamera melakukan iklan melalui Social Media Instagram, Word of Mouth, dan juga banyak Pop Up Events yang terjadi di Jakarta, Contohnya pada saat ada festival di Hidden Park Taman Tanjung. Di Instagram juga melakukan cara menunjukkan daily activity di Tanamera, dan juga melakukan re-gram dari Instagram konsumen, tujuannya kembali lagi ke sharing diantara pihak Tanamera dengan konsumennya. Tanamera juga berencana melakukan expanding ke daerah Serpong dengan kapasitas ruangan yang jauh lebih besar dari Tanamera yang sekarang. 

Dari sisi konsumen, Tanamera memiliki beans kopi yang bisa diandalkan. Dari Konsumen yang sempat diwawancara mengatakan bahwa "Tanamera sendiri punya beans kopi yang berkualitas banget, gue suka ambience-nya, orang-orangnya sendiri, culture-nya, komunitasnya, gimana response customer-nya", hal itu dikatakan oleh Aldio, 22 Tahun, Mahasiswa. Menurutnya, Tanamera juga membuka mind-set dirinya bahwa kopi Indonesia bisa diandalkan. Lokasi yang dekat dengan rumah, akses yang mudah, dan juga suasana adalah faktor yang membuat Aldio terus berkunjung ke Tanamera. Ia mengaku ke Tanamera bisa mencapai 3x dalam 1 minggu.

Menurut Aldio, Experience yang didapatkan di Tanamera juga beragam, konsumen akan mendapatkan experience yang berbeda pada saat duduk diluar dan didalam. Ketika diluar, menurutnya ia bisa melihat Sunset, dan sharing mengenai kopi dengan konsumen lainnya juga biasa dilakukan diluar. Ketika didalam, ia mengaku bisa lebih fokus (membaca, mengerjakan tugas), karna kenyamanannya sangat dirasakan, barista sendiri juga sangat berpengaruh, "Culture Barista didalem yang ngasih gue experience, oh ternyata kopi itu seperti ini loh, mereka juga educate gue tentang kopi". Ukuran dari Coffee Shops menurutnya juga sangat tepat, karena menurutnya semakin bisa berkreatifitas, dan semakin mendapatkan semua konsep yang sebenarnya ditawarkan. Aldio mengatakan bahwa "Dengan kecilnya space ini lo bisa integrated dengan customernya juga, dengan baristanya, dengan meja lo juga". Ia juga tidak terganggu dengan apa yang ia kerjakan dengan suasana yang terjadi di Tanamera. Menurutnya itu lebih membuatnya merasa nyaman. 

Roastery Machine yang hidup juga menurutnya menjadi salah satu attaractive sendiri bagi dirinya, malah membuatnya menjadi penasaran dengan hal tersebut. Dari sisi lagu juga selalu membuatnya lebih enjoy. Aldio sendiri merekomendasikan menu-menu yang unik yang ditawarkan oleh Tanamera. Menu yang ditawarkan oleh Tanamera dianggap memberikan Aldio edukasi, "Ternyata kopi itu beda, ga kayak yang selama ini gue coba di Starbucks". Barista sendiri menjadi faktor yang sangat berpengaruh dengan kenyamanan. "Disini barista juga sebagai teman kita". Aldio sendiri juga tidak pernah mengalami Annoying Experience pada saat berada di Tanamera. 

Red Latte at Tanamera Coffee

Tip Box at Tanamera Coffee